Mengatasi Darah Rendah dengan Cara Alami dan Aman

bayu
0

Apa Itu Darah Rendah?

Pernahkah Anda merasa sakit kepala, mual atau bahkan pingsan ketika bangun dari posisi duduk atau berbaring? Ini bisa menjadi tanda-tanda dari tekanan darah rendah atau hipotensi. Tekanan darah rendah terjadi ketika tekanan darah pada orang dewasa kurang dari 90/60 mm Hg. Tekanan darah rendah sangat membahayakan dan membutuhkan penanganan yang tepat agar tidak menyebabkan komplikasi kesehatan yang lebih serius.

Gejala Darah Rendah

Gejala darah rendah yang paling umum meliputi pusing atau lemah, terutama saat berdiri setelah duduk atau berbaring. Selain itu, seseorang dengan hipotensi bisa merasakan sakit kepala, mati rasa atau dingin pada tangan dan kaki, kebingungan, atau sesak napas. Beberapa kasus juga memunculkan gejala yang lebih serius seperti detak jantung yang cepat, pusing hebat, dan bahkan pingsan.

Bagaimana Cara Mengatasi Darah Rendah dengan Metode Alami?

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil daripada menggunakan obat-obatan untuk mengatasi darah rendah secara alami.

1. Konsumsi Air Putih yang Cukup

Air putih adalah minuman yang paling mudah didapatkan, dan bagi orang yang memiliki hipotensi, konsumsinya harus ditingkatkan untuk membantu menambah volume darah yang berkurang dan menjaga cairan tubuh agar tidak kekurangan. Disarankan untuk meminum sekitar 8 gelas air putih dalam sehari atau disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

2. Meningkatkan Konsumsi Garam

Garam adalah mineral penting yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Kekurangan garam dapat menyebabkan terjadinya hipotensi. Namun, perlu diingat bahwa terlalu banyak konsumsi garam bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada orang yang rentan. Oleh karena itu, konsumsi garam harus dalam batas yang disarankan.

3. Konsumsi Makanan yang Mengandung Asam Folat

Asam folat adalah vitamin penting yang bisa membantu meningkatkan produksi sel darah merah dan menjaga kesehatan jantung. Makanan seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian seperti beras merah dan ubi jalar bisa membantu menjaga kadar asam folat dalam tubuh.

4. Olahraga Teratur

Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan volume darah dan melatih jantung agar lebih kuat. Lakukan olahraga secara teratur seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, atau berenang. Namun, pastikan untuk melakukannya dengan perlahan dan bertahap untuk mencegah pusing atau pingsan.

5. Hindari Tidur Terlalu Larut

Jika Anda sering begadang, makan terlalu malam, atau tidur di waktu yang tidak teratur, ini bisa memperburuk gejala darah rendah. Cobalah untuk tidur lebih awal dan tidur cukup selama sekitar 7-8 jam setiap malam untuk membantu mengatasi hipotensi.



Jadi, Mengatasi darah rendah tidak selalu memerlukan pengobatan dengan obat-obatan. Konsumsi air yang cukup, meningkatkan konsumsi garam, memperbanyak makanan yang mengandung asam folat, berolahraga secara teratur, dan menjaga pola tidur yang baik dapat membantu mengatasi hipotensi secara alami dan mengurangi risiko efek samping yang mungkin timbul. Namun, jika gejala terus berlanjut atau semakin parah, pastikan untuk segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih tepat. Anda dapat mengidentifikasi darah rendah ketika merasakan gejala-gejala yang disebutkan di atas, setelah itu Anda dapat melakukan tindakan cepat guna mengatasi hipotensi dengan cara alami.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)